Cart

0

New Post

SEKILAS PRODUK JUMPRIT COFFEE

Jumprit Coffee memiliki berbagai ragam kopi  berdasarkan proses olahannya, yaitu:

  • Fullwash

Kopi proses fullwash berasal dari kopi arabika cherry (petik merah) yang diolah langsung setelah petik. Pengolahannya meliputi perambangan di air dengan tujuan menyingkirkan kopi jelek yang ditandai dengan mengambangnya biji kopi di permukaan air.  Biji kopi kemudian dikupas kulitnya dengan mesin pulper. Setelah dikupas proses selanjutnya adalah pencucian dan perendaman (fermentasi basah) di mana air sebaiknya tetap mengalir dengan maksud menghilangkan kotoran.  Fermentasi berlangsung selama 18 hingga 36 jam.  Setelah itu biji kopi dicuci sampai kesat.  Setelah itu biji kopi dijemur. Penjemuran berlangsung sekitar 5-7 hari.

  • Semiwash

Olahan semiwash hampir sama dengan olahan fullwash, tetapi tanpa fermentasi.  Setelah kopi cherry dikupas kemudian dicuci dan langsung dijemur. Proses penjemuran sekitar 7-9 hari.

  • Honey

Arabika honey berasal dari biji kopi cherry yang dikupas dan langsung dijemur dalam kondisi biji kopi masih berlendir. Penjemuran berlangsung 8-10 hari.

  • Natural

Proses pengolahan ini disebut juga pengolahan kering.  Kopi cherry dalam proses ini langsung dijemur.Proses penjemuran  sekitar 15-30 hari

  • Wine

Olahan kopi wine merupakan olahan fermentasi . Biji kopi merah yang masih utuh dijemur langsung. Di tengah hari kopi dibungkus rapat sampai esok harinya lagi. Hal ini untuk mendapatkan aroma yang lebih tajam. Demikian seterusnya hingga kopi dipastikan kering memakan waktu 25-40 hari

Selain itu ada jenis-jenis kopi lain yang tidak didasarkan proses, yaitu:

  • Peaberry

Peaberry atau dengan nama lokal kopi lanang atau kopi sanglir adalah kopi yang hanya mempunyai 1 keping biji pada satu buah. Konon ini terjadi karena proses pembuahan yang kurang sempurna. Kopi ini biasanya dipisah dari kopi lainnya. Peaberry biasa diambil dari berbagai proses.

  • Luwak

Kopi luwak adalah kopi yang telah melalui proses fermentasi di dalam perut luwak. Kopi luwak diakui citarasanya selain karena luwak hanya mengkonsumsi biji kopi yang bagus, juga karena proses fermentasi oleh enzim di dalam perut luwak menghasilkan kopi yang istimewa.

Di wilayah Jumprit Kopi luwak didapatkan dari petani yang kebetulan menemukan gumpalan kopi luwak di ladang dalam bentuk masih berkulit tanduk.  Jadi di Jumprit kopi luwaknya adalah kopi luwak liar, bukan luwak peliharaan.

About author:-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *